oleh

Jalan Tuhan Bukan Jalan Kita, Yuk Belajar Bersyukur Atas Keadaan

Kita sering menyalahkan Tuhan karena keadaan yang kita hadapi. Tapi kita lupa kalau sebenarnya Tuhan itu sempurna dalam segala perbuatan-Nya.

“Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.” (Mazmur 18: 30)

Di Yesaya 55: 8-9, kita juga diingatkan kalau rancangan dan jalan kita bukan rancangan dan jalan Tuhan.

Di sana dijelaskan kalau Tuhan itu:

  1. Tidak terbatas, tapi manusia terbatas
  2. Dia tahun akhir dan awal kisah hidup kita sementara kita hanya melihat sebagian kecil puzzle hidup kita
  3. Dia tahu alasan dari semua keadaan terjadi, sementara kita tidak

Kita sering bertindak seperti anak-anak. Kita selalu berpikir tahu lebih banyak daripada orangtua kita. Walaupun gak disangkali kalau orangtua tahu lebih banyak.

Waktu kita berpikir kalau Tuhan gak melakukan sesuatu yang seharusnya Dia lakukan, lihatlah ke sekelilingmu. Apakah kamu merasa matahari yang Tuhan ciptakan kurang menarik? Apakah orang-orang yang berada di sekitarmu adalah orang-orang yang salah? Lihatlah semua ciptaan Tuhan, apakah Dia membuat sesuatu yang buruk?

Tuhan sendiri menjanjikan pertolongan atas kita ketika kita berada dalam masa sulit. Jadi Dia gak pernah meninggalkan kita seorang diri (Yakobus 1: 2-5 dan Filipi 4: 4-7).

Dalam beberapa ayat Alkitab, Tuhan menyampaikan betapa besar kasih-Nya atas semua orang, diantaranya:

  1. Dia memberikan kita kemampuan untuk menghadapi situasi kita (Yakobus 1: 5)

Sebagai orang Kristen, kita akan dipenuhi dengan beragam masalah. Masalah-masalah ini diizinkan terjadi sebagai bentuk ujian akan iman kita. Tapi sekalipun kita harus menanggungnya, Tuhan sudah memberikan kita kemampuan untuk menghadapinya. Dengan mengandalkan Tuhan menghadapinya, kita pasti akan menang.

  1. Dia memberikan kita damai sejahtera (Filipi 4: 4-7)

Kita bisa bersukacita dan bersyukur karena Tuhan bekerja di dalam hidup kita. Tuhan selalu menyediakan damai sejahtera-Nya bahkan saat kita harus kehilangan dan terluka.

Di dalam situasi yang gak memberikan harapan dan tanpa jalan keluar, kuasa Tuhan tetap bekerja. Waktu kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, Dia mengingatkan kita untuk bergantung kepada-Nya.

Sekali lagi, kita perlu memahami bahwa cara kita bertentangan dengan cara Tuhan. Tuhan gak pernah melakukan sesuatu yang tidak adil kepada ciptaan-Nya. Sebaliknya Dia adalah Allah yang menjanjikan perlindungan atas kita.

Sumber : Jawaban.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed